Cara Jitu Dan Tepat Mengatasi Balita Susah Minum Susu

Namun cobalah untuk bersabar, dan tidak memaksanya menyantap makanan yang tidak dia suka. Suasana makan bersama keluarga adalah hal yang menyenangkan buat Anda, bukan? Menurut William Sears, bayi juga harus didorong secara psikologis untuk merasakan bahwa makan adalah kegiatan yang menyenangkan. Jadi nih, kita bisa singkirkan aneka camilan ataupun susu terlebih dahulu. Dengan begitu, dokter akan memberikan solusi terbaik untuk permasalahan yang dialami anak Anda.

Jika anak tidak suka dengan rasa jahe, Mama bisa mencampur air rebusan jahe dengan lemon dan madu. Bunda mungkin bingung saat Si Kecil tiba-tiba menolak jenis makanan yang biasanya lahap dia santap, atau tidak lagi mau minum susu yang biasa dikonsumsi tiap hari. Bukan hal aneh jika tiba-tiba anak susah makan selama berhari-hari atau hanya mau makan satu jenis makanan saja. Salah satu alasannya adalah anak tidak tertarik dengan makanan baru yang rasanya belum ia kenali. Menghadapi anak susah makan bisa diakali dengan menyediakan buah kesukaan si kecil.

Mintalah Si Kecil untuk memilih dua jenis buah dan sayuran serta satu jenis camilan. Setiba di rumah, ajaklah Si Kecil menyiapkan makanan sebelum mengonsumsinya. Siapapun pasti akan bosan jika harus makan menu yang sama tiap hari. Kreasikan menu unik dengan penyajian menarik yang bisa merangsang anak untuk makan.

Picky eater, lanjut Rini, juga bisa dicirikan dengan anak menolak makan dalam jumlah yang cukup atau hanya mau satu jenis makanan dalam satu kelompok gizi. Tak perlu terpaku menyajikan makanan dalam porsi lengkap yang terdiri atas nasi, lauk, dan sayur, yang terpenting si kecil sudah makan lebih sering dalam sehari. Anak biasanya memiliki selera makan yang berbeda dengan kita. Di antara pilihan makanan yang tersedia, tanyakan apakah ia ingin memakannya berbarengan atau satu per satu.

Berikan sesuai dosis yang dianjurkan, dan jangan memberikan beberapa jenis suplemen vitamin dengan kandungan yang serupa. Memilih-milih makanan seringkali dilakukan oleh si Kecil dan membuat orangtua frustasi. Hal ini biasa ditandai dengan si Kecil yang selalu makan makanan yang sama terus menerus, lalu tidak mau makan sama sekali hingga menjadi susah makan. Sekitar 20% balita mengalami masalah makanyang dikenal sebagai picky eaters. Apa yang dapat Ibu lakukan untuk mengatasi masalah susah makan pada si Kecil agar kebutuhan nutrisinya tetap terpenuhi?

Pasalnya, setelah masalah kesehatan tersebut diatasi dengan baik, nafsu makan anak Anda mungkin akan segera meningkat. Sepertinya sepele, tapi bagaimana cara Anda memberikan makan untuk anak juga berpengaruh pada nafsu makannya. Peralatan makan dengan bentuk dan gambar menarik bisa menjadi peningkat nafsu makan.

Sudah menjadi rahasia umum, anak-anak akan meniru apa yang orang tua kerjakan. Dengan memberi contoh makan sayur, si kecil juga akan terpanggil untuk melakukan hal yang sama. Setelah itu, Moms akan lebih mudah untuk mengajaknya makan sayur. Jika perlu, beri tahu si kecil tentang manfaat dari setiap makanan yang akan disantapnya. Pastikan juga Anda menyajikan makanan lainnya yang sudah ia sukai.

Ketika anak-anak menolak untuk makan, seorang ibu pasti mencari berbagai cara untuk membujuk anaknya agar mau makan. Ibu, lakukan aktivitas seru ini agar anak mau makan makanan sehat. Caranya dengan menyajikan makanan saat masih hangat, sehingga aromanya menggugah selera.

Tips agar anak mau makan dengan lahap

Orang tua tidak perlu khawatir berlebihan, selama anak berkembang dengan baik. Nutrisi pendamping juga bisa digunakan oleh ibu agar nafsu makan anak meningkat, salah satu nutrisi yang diperlukan adalah nutrisi dari protein albumin. Protein albumin bermanfaat untuk pertumbuhan anak dan memperbaiki gizi anak. Kadar albumin yang normal pada anak adalah three,5 sampai dengan four,5 g/dl.

Selain itu, Bunda juga bisa tambahkan taburan bawang goreng di atas nasi untuk menambah aroma dan rasa. Membuatnya dengan bentuk yang berbeda, entah itu bentuk hewan maupun bentuk bunga. Hal ini akan membuat anak lebih tertarik dan tidak mengenali makanan yang sebenarnya tidak dia sukai. Jangan lupa juga untuk rutin menimbang berat badannya untuk memastikan bahwa asupan nutrisinya terpenuhi. Jika berat badannya seimbang atau sesuai dengan usianya, ini artinya asupan gizinya masih tercukupi. Biarkan Si Kecil makan sendiri dan berikan makanan yang mudah dipegang dan dimasukkan ke dalam mulutnya.